Waitukan – Kondisi jalan utama yang menghubungkan Desa Waitukan dengan Desa Baya sepanjang kurang lebih 2 kilometer hingga saat ini masih berupa jalan tanah. Masyarakat berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas ruas jalan tersebut karena menjadi akses penting bagi aktivitas warga sehari-hari.
Jalan yang menjadi jalur utama penghubung antar desa tersebut digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mobilitas sosial. Namun, kondisi jalan yang belum diaspal maupun diperkeras sering kali menyulitkan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Pada musim penghujan, sebagian ruas jalan menjadi licin dan berlumpur sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas. Sementara pada musim kemarau, debu yang beterbangan mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan warga yang tinggal di sekitar jalur tersebut.
Sejumlah warga mengaku bahwa kondisi jalan yang ada saat ini belum memadai untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian melalui program peningkatan jalan guna memperlancar akses transportasi antar desa.
Jalan ini merupakan akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat. Kami berharap ada peningkatan jalan sehingga perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar, ujar salah seorang warga.
Selain menjadi jalur penghubung permukiman, jalan tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Petani dan pelaku usaha desa memanfaatkan ruas jalan tersebut untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan lainnya menuju pasar maupun pusat pelayanan.
Tokoh masyarakat setempat menilai bahwa peningkatan infrastruktur jalan akan memberikan dampak positif yang besar terhadap perkembangan ekonomi dan kesejahteraan warga. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, biaya transportasi dapat ditekan dan akses terhadap berbagai layanan publik menjadi lebih mudah.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memasukkan ruas jalan Waitukan–Baya ke dalam program pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas. Menurut mereka, peningkatan jalan tidak hanya akan memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Meski masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, warga tetap memanfaatkan jalan tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun demikian, harapan akan hadirnya peningkatan kualitas jalan terus disampaikan agar akses utama penghubung kedua desa dapat mendukung kebutuhan masyarakat secara lebih optimal di masa mendatang.
