![]() |
| Foto: Thomas Wollor |
Waitukan – Suasana Pondok Baca Petala di Desa Waitukan tampak ramai oleh kehadiran anak-anak dan remaja yang memanfaatkan waktu luang mereka untuk membaca berbagai buku yang tersedia. Kegiatan membaca yang dilakukan secara rutin ini menjadi salah satu upaya menumbuhkan budaya literasi di kalangan generasi muda desa.
Di dalam pondok baca yang sederhana namun nyaman tersebut, putra-putri Desa Waitukan terlihat tekun membaca buku cerita, pengetahuan umum, buku pelajaran, hingga berbagai bacaan yang menambah wawasan mereka. Sebagian anak membaca secara mandiri, sementara yang lain berdiskusi dan berbagi cerita mengenai buku yang sedang mereka baca.
Pondok Baca Petala hadir sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak dan remaja di desa. Selain menyediakan berbagai bahan bacaan, tempat ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan minat belajar dan memperluas pengetahuan di luar lingkungan sekolah.
Salah seorang pengelola Pondok Baca Petala mengatakan bahwa minat anak-anak untuk datang membaca terus menunjukkan perkembangan yang positif. Kehadiran pondok baca memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendukung proses pendidikan.
Kami senang melihat anak-anak datang dengan antusias untuk membaca. Melalui buku, mereka dapat mengenal banyak hal baru, memperluas wawasan, dan mengembangkan kemampuan berpikir mereka, ujarnya.
Para orang tua juga menyambut baik keberadaan Pondok Baca Petala. Mereka menilai kegiatan membaca dapat membantu anak-anak memanfaatkan waktu luang secara positif sekaligus mengurangi ketergantungan pada penggunaan gawai yang berlebihan.
Selain membaca, anak-anak yang datang ke pondok baca juga sering mengikuti kegiatan literasi lainnya seperti membaca bersama, bercerita, diskusi sederhana, dan berbagai aktivitas edukatif yang mendorong kreativitas serta kemampuan berkomunikasi.
Tokoh masyarakat Desa Waitukan berharap budaya membaca yang mulai tumbuh melalui Pondok Baca Petala dapat terus berkembang dan menjadi kebiasaan yang melekat pada generasi muda. Menurutnya, kemampuan membaca dan belajar secara mandiri merupakan bekal penting untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Keberadaan Pondok Baca Petala menunjukkan bahwa semangat belajar dapat tumbuh di mana saja ketika tersedia ruang dan dukungan yang memadai. Dengan semakin banyaknya anak-anak yang gemar membaca, masyarakat berharap akan lahir generasi muda Desa Waitukan yang cerdas, berpengetahuan luas, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan desa di masa mendatang.
![]() |
| Foto: Thomas Wollor |


