Info&tanya jawab

Jumat, 19 Agustus 2016

KKN Uniflor, Mahasiswa dan Warga Bersihkan Mata Air

Foto: Zheva Ruslan
Waitukan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Flores yang sedang menjalankan pengabdian di Desa Waitukan bersama masyarakat setempat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan area mata air yang menjadi sumber kebutuhan air bagi warga desa. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan sebagai upaya menjaga kelestarian sumber air sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bersama warga dari berbagai dusun berkumpul di lokasi mata air dengan membawa peralatan kerja seperti parang, cangkul, sekop, dan sapu. Mereka membersihkan semak belukar yang tumbuh di sekitar sumber mata air, mengangkat sampah, serta merapikan saluran air agar alirannya tetap lancar.
Koordinator mahasiswa KKN Universitas Flores mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja yang bertujuan mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan sumber daya air yang sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, mata air merupakan aset penting desa yang harus dijaga bersama agar tetap bersih dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.
“Air merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian mata air agar debit air tetap terjaga dan kualitasnya tetap baik,” ujarnya.
Kepala Desa Waitukan mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan di desa.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan gotong royong. Selain membersihkan area sekitar mata air, warga dan mahasiswa juga berdiskusi mengenai pentingnya menjaga vegetasi di sekitar sumber air. Pohon-pohon yang tumbuh di kawasan resapan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air sepanjang tahun. Upaya pelestarian sumber mata air melalui pembersihan dan penghijauan di berbagai daerah terbukti menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan air bagi masyarakat.
Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melestarikan sumber mata air semakin meningkat sehingga keberadaan mata air di Desa Waitukan dapat terus memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan mahasiswa KKN Universitas Flores dan warga Desa Waitukan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Salah seorang guru mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para siswa.
Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan potensi yang mereka miliki. Tidak semua bakat dapat terlihat di dalam kelas, sehingga panggung Bulan Bahasa menjadi ruang untuk mereka berkembang, tuturnya.
Para siswa yang tampil mengaku senang dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain melatih keberanian tampil di depan umum, mereka juga belajar bekerja sama dan menghargai proses latihan.
Kami sangat menikmati kegiatan ini. Meskipun membutuhkan persiapan yang cukup panjang, kami merasa bangga bisa menampilkan karya terbaik untuk sekolah, ungkap salah seorang peserta.
Foto: Zheva Ruslan

Foto: Zheva Ruslan

Foto: Zheva Ruslan

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar